Cuitan `Dolar` Ustadz Yusuf Mansur, Banjir Kritikan Netizen

| Komentar
Minggu, 16 Agustus 2015 06:28 WIB

Ustadz Yusuf Mansur. (Foto: yusufmansur.com)

Jakarta, HanTer-Terkait melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS, Ustadz Yusuf Mansur angkat bicara lewat akun Twitter pribadi miliknya @Yusuf_Mansur. Namun, cuitan pimpinan pondok pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang itu, justru dibanjiri kritikan sejumlah netizen.

Seperti diketahui, kurs rupiah saat ini telah mendekati angka Rp 14.000 per dolar AS. Ustadz Yusuf Mansur, mengatakan, kurs rupiah bisa menguat dengan kekuatan doa. "270 jutaan pendukuk Indonesia berdoa bareng 40 hari, pake 7 stasiun TV nasional, pagi siang sore, malem, beres lah. Dollar bisa langsung di bawah ceban," tulis anak pasangan Abdurrahman Mimbar (ayah) dan Humrifiah (ibu) itu.

Kicauan pria kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 itupun menuai kritikan beragam dari followers-nya. "Tidak juga begitu caranya Ustadz.. Abdurrahman bin Auf saja butuh masjid tmpt berdoa, tapi juga butuh pasar tmpt berdagang!" sebut akun @SyahbanUmar.

"Kalo 318 juta penduduk Amerika bales doa bareng juga maka dolar akan naik dengan persentase 318/270. sepertinya strategi itu tidak efektif," timpal akun @ranggawidigda. "300jt penduduk amerika bales doa 40 hari, rupiah langsung jadi 15ribu, gitu ya pak? ada2 aja deh," tukas akun @allandbagus.




(adiantoro)