Garap Pasar Animasi, MNC Animasi Luncurkan Serial “Kiko”

| Komentar
Selasa, 02 Februari 2016 16:05 WIB

Jakarta, HanTer – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) serius membidik sektor animasi untuk bisnis kontennya. Melalui anak usahanya, MNC Animasi, MNC meluncurkan serial animasi berjudul “Kiko” yang akan tayang di RCTI mulai 7 Februari 2016.

CEO MNC Animasi Ella Kartika mengatakan potensi bisnis di industri animasi sangat besar. Oleh karenanya MNC Animasi akan membidik tidak hanya market lokal, namun juga internasional.

"Peluang bisnis industri animasi sangat besar. Target kita ingin masuk ke dunia internasional. Kita membuat "Kiko" ini bukan hanya sekadar meramaikan, tapi agar diperhitungkan (di dunia internasional)," kata Ella Kartika saat peluncuran serial animasi Kiko, di Gedung MNC News Center, Jakarta, Senin (1/2/2016) malam.

Komisaris MNC Liliana Tanoesoedibjo menjelaskan serial "Kiko" merupakan animasi karya anak bangsa. Tim MNC Animasi yang memproduksi "Kiko" didominasi oleh animator lokal.

Mengenai nilai investasi serial "Kiko" dia enggan menjelaskan secara rinci. Meski begitu ia tidak menutupi biaya produksi animasi terhitung cukup besar dibanding konten lainnya. "Biaya per satu episode (animasi) jelas lebih besar daripada sinetron. Tapi kita yakin animasi ini bisa lebih besar revenue-nya," ungkapnya.

Untuk membangun karakter "Kiko", MNC Animasi melibatkan tak kurang dari 400 animator lokal. Khusus untuk distribusi ke pasar internasional, "Kiko" hadir dalam format bahasa Inggris.

Sementara itu, Direktur Programming RCTI Kanti Mirdiati mengaku optimis serial "Kiko" bisa mendapat sambutan yang lebih luas dari pemirsa. Segmen "Kiko" yang menyasar usia anak-anak hingga remaja menjadikan potensi marketnya lebih luas.

"Rata-rata animasi yang populer di dunia segmen usianya di range 5-24 tahun. Jadi kita yakin Kiko potensi revenue-nya lebih besar," ucapnya.




(Safari)