Teror "Bom Truck", Rihanna Batal Konser di Prancis

| Komentar
Sabtu, 16 Juli 2016 19:49 WIB

Rihanna/ ist

Paris, HanTer - Siapapun yang melakukan teror di Prancis tidak bisa dibenarkan, apalagi telah merenggut puluhan jiwa manusia. Tentu dampak dari teror tersebut telah merusak segalanya, termasuk bagi penyanyi R&B, Rihanna yang jauh-jauh hari sudah mempersiapkan konsernya di negeri mode itu. Penyanyi seksi berkulit gelap itu rencana bakal konser pada Jumat (15/7/2016) ini. 
 
Dilansir dari Entertainment Weekly, Kamis (14/7/2016), seharusnya Rihanna menggelar konser tunggal, namun akibat teror di Kota Nice terpaksa harus dibatalkan. Memang konser Rihanna dibatalkan tak lama setelah terjadinya insiden truck yang melindas di kerumunan Bastille Day. Lebih dari 80 orang yang sedang menyaksikan kembang api meninggal dunia.
 
Tidak heran, jika pembatalan konser tersebut menjadi pengorbanan bagi Rihanna atas keselamatan nyawanya. Wali Kota Nice sekaligus pemimpin pemerintahan daerah Christian Estrosi, mengabarkannya secara langsung.
 
Christian Estrosi menyampaikan pengumuman mengenai dibatalkannya konser "Rihanna Anti World Tour" yang seharusnya digelar di Allianz Riviera. Pengumuman itu disambut oleh perwakilan Rihanna yang memberi konfirmasi secara langsung bahwa penyanyi 28 tahun itu dalam keadaan aman pascaserangan mematikan itu. 
 
Seperti diberitakan, seharusnya Rihanna akan tampil bersama sejumlah musikus besar seperti rapper Big Sean dan DJ asal Norwegia, Alan Walker. Setelah Prancis, jadwal selanjutnya akan digelar pada Minggu (17/7/2016) di Frankfurt, Jerman di Commerzbank-Arena. 
 




(Romi)