Ki Kusumo Peduli Nasib Parfi "Sepeninggal" Gatot Brajamusti

| Komentar
Senin, 19 September 2016 21:35 WIB

Ki Kusumo dan anggota Parfi 1956/ ist

Jakarta, HanTer – Setelah melihat nasib Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) semakin tak jelas pasca ditangkapnya Gaotot Brajamusti, kini panggilan hati anggota Parfi 1956 semakin solid  dengan membentuk pernyataan sikap. Mereka menyikapi kondisi dan gejolak yang tengah bersarang di dalam organisasi tersebut.
 
Apalagi, saat Gatot Brajamusti yang kemarin dilantik menjadi ketua umum Parfi saat kongres di Lombok, ditangkap sedang menggunakan narkoba pada 28 Agustus 2016 di salah satu hotel.
 
Ki Kusumo selaku anggota Parfi 1956 menegaskan bahwa pernyataan sikap yang dimaksud agar "roh" Parfi kembali seutuhnya tanpa ada kekurangan apapun. "Sejauh ini kita lihat Parfi sudah keluar dari rel. Harusnya Parfi dipimpin oleh orang berprofesi dan berkompeten, tapi makin ke depan jadi lain dan hilang rohnya. Ini yang harus kita benahi," kata Ki Kusumo saat menyatakan sikap Parfi 1956, di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2016).
 
Dikatakan bintang film Rantai Bumi ini, rumah Parfi yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, justru dinilai banyak kesinambungan. Sehingga pihak-pihak yang tak berkepentingan banyak yang memaksakan diri untuk tampil. "Kita berkumpul hari ini bukan untuk berdebat tapi membentuk rumah baru karena rumah lama (Kuningan) sudah terlalu karut-marut dan banyak konflik," ungkap Ki Kusumo.
 
Kepengurusan ini sepakat diadakan pada kongres akhir September 2016. Tak hanya itu, nama-nama calon ketua umum akan diumumkan pada kesempatan yang sama. "Intinya pada 28 September kita bikin kongres, biarkan perahu lama berjalan sendiri. Saya harap dengan perahu baru akan bisa saling dorong dan ke depan dunia artis jadi lebih baik lagi," tambahnya. 
 




(Romi)