ASEAN Puppetry Association Joint Performance Tampilkan Lakon Ramayana

| Komentar
Senin, 05 Desember 2016 06:11 WIB

Lakon Ramayana/ ist

Mojokerto, HanTer - Seni tak memiliki tapal batas. Keindahan yang merayakan rasa. Pluralitas rasa (sense of plurality) yang bersentuhan dengan cita rasa estetik (sense of art). Inilah yang diperlihatkan para seniman yang tergabung di ASEAN Puppetry Association (APA), dalam pertunjukan cultural performances, di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Jumat (2/12/2016) malam.
 
ASEAN Puppetry Association (APA) Joint Performance, yang mengisahkan lakon “Ramayana” untuk memberi makna tentang persaudaraan sejati ASEAN. Pentingnya integrasi ASEAN keserasian fungsi yang lebih kuat – dalam rangka meningkatkan hubungan antar manusia di antara negara-negara anggota ASEAN melalui gerakan kebudayaan.
 
Pentas “Ramayana” tersebut merupakan bagian dari acara The 7th Meeting of ASEAN Puppetry Association (APA), Its 10th Anniversary and ASEAN Puppetry Festival 2016, yang digelar di kota Mojokerto Jawa Timur, sejak 30 November hingga 6 Desember 2016. 
 
Joint Performance ini menampilkan para artis, Mr. Anucha Sumaman (Thailand), Mr. Pangna Phranakhone (Laos), Mr. Mann Kosal, dan Mr. Sang Thorn Chek (Kamboja), PG Kamarudin PG HJ Othman (Brunei Darussalam), Donarose Marzan, dan Kiarra Poblacion (Philippines), Tin Tin Oo, Thet Thet Htwe Oo, dan Myint Mo (Myanmar), Mr. Suzlaifan Sulaimin (Singapore), Bui Duy Hieu, Nguyen Hong Phong, dan Nguyen Ngoc Triu (Vietnam), dan Mr. Wahyu Dunung Raharjo, Mr. Bimo Sinung Widagdo, dan Ms. Santi Dwisaputri (Indonesia).




(Romi)