Usung Progressive Rock, "Montecristo" Tak Mau Berpindah ke Lain Hati

| Komentar
Kamis, 08 Desember 2016 06:11 WIB

Band Montecristo rilis album baru/ ist

Jakarta, HanTer – Lama menghilang bukan berarti tak berkarir, justru band progressive rock, Montecristo kembali menyapa penggemarnya. Setelah terakhir mengeluarkan album Celebration of Birth enam tahun silam, kini grup asal Jakarta itu sudah bersiap bersaing dengan band-band papan atas lainnya. 
 
Band anyar yang digawangi Eric Martoyo (vokal), Rustam Effensy (gitar), Fadhil Indra (keyboard), Haposan (bas), Alvin (gitar), dan Keda Panjaitan (drum) kini mengandalkan album baru berjudul A Deep Sleep. 
 
"Intinya kami tetap mempertahankan formula rock yang berkisah. Lewat lirik yang bertutur pesan mengajak pendengar berkontemplasi. Kami percaya musik kendaraan tepat untuk itu," kata Eric Martoyo di Hard Rock Kafe kawasan SCBD Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).  
 
Dikatakan Eric Martoyo,  sebagai frontman Montecristo mengambil tajuk dua ujung perjalanan hidup manusia dalam dua albumnya. Konsep album Celebration of Birth tentang kelahiran, sedangkan A Deep Sleep tentang kematian. Rangkaian lagu dalam kedua album ini bercerita tentang fase di antara dua titik tersebut yakni kehidupan.
 
Pria asal Kalimantan Barat ini mengungkapkan sejumlah lagu ditulis di luar negeri. Seperti di Kairo, Chicago, Narita, dan lainnya. "Sejauh ini saya tipe orang yang suka jalan-jalan ke luar negeri, di sana memulai mengerjakan lirik," terangnya. 
 
Album berisi 10 lagu itu mulai direkam sejak 2013 lalu di beberapa studio di Jakarta. Seperti album perdana, A Deep Sleep juga melewati proses mastering di Studio 301 Sidney oleh Steve Smart.




(Romi)