Ikut Andil Dalam Seni, Poppy Savitri Usul Wayang Harus Tampil Kekinian

| Komentar
Rabu, 15 Maret 2017 06:57 WIB

Poppy Savitri/ ist

jakarta, HanTer - Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Dra. Poppy Savitri berhara para pelaku seni dan penggiat budaya dapat mengembangkan kreasinya ke arah yang lebih dinamis dan kreatif. Karya yang diusung mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan masyarakat abad ini.

“Kebudayaan bukanlah sesuatu yang stagnan. Nilai-nilai yang disampaikan adalah nilai-nilai yang juga mudah difahami dalam konteks kekinian,” katanya, saat pertemuan dengan Pengurus Teater Wayang Indonesia (TWI), di Jakarta, Senin (13/03/2017).

Pertemuan antara Pengurus Teater Wayang Indonesia (TWI), dengan Deputi I Riset, Edukasi, dan Pengembangan Badang Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) ini, diwakili Drs. Suryandoro, selaku Direktur TWI, didampingi Eddie Karsito, selaku Kepala Bidang Humas TWI.

Pada kesempatan tersebut, Poppy Savitri menerima pemberian buku berjudul ‘Cakrawala Wayang Indonesia’ yang diterbitkan SENAWANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia), dan poster pementasan Drayang (Drama Wayang) ‘Sukesi Saskara Alengka’.  

“Melalui pertemuan ini kami mengharapkan ada pembinaan, dukungan teknis dan supervisi, atas pelaksanaan berbagai kegiatan yang diselenggarakan Teater Wayang Indonesia (TWI),” kata Suryandoro.

TWI dalam program kerjanya akan menggelar tujuh kali pertunjukan selama tahun 2017. Beberapa pertujukan yang telah diagendakan antara lain, persembahan ‘Wayang Topeng Malangan’ dari Malang Jawa Timur dan Wayang Orang (WO) ‘Sriwedari’ dari Solo Jawa Tengah.

Sebagai pergelaran perdana, TWI mementaskan Drayang (Drama Wayang) Swargaloka, bertajuk “Sukesi Saskara Alengka” yang akan digelar di Teater Kautaman Gedung Pewayangan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Ahad, 26 Maret 2017.  




(Romi)