Takeshis Castle Indonesia di MNCTV, Program Uji Nyali Dikemas Jenaka

| Komentar
Minggu, 02 April 2017 19:25 WIB

Host Takeshis Castle Reza Bukan & Farid Aja/ ist

Jakarta, HanTer – Aksi Reza Bukan sebagai Raja dan Farid Aja berperan menjadi penasihat Raja, membuat Takeshis Castle Indonesia seperti aslinya, kocak dan menarik. Maklum, tayangan game show asal Jepang yang nama bekennya Takeshis Castle (Benteng Takeshi) ini pernah tayang di MNCTV lewat formasi asli versi Jepang pada tahun 2000 lalu, hanya dialognya saja yang di Indonesiakan. 
 
Namun, sukses tersebut membuat MNCTV jatuh hati dengan tayangan tersebut. Maka, dibuatlah versi Indonesia yang menyerupai aslinya. Jreng, ternyata konsep, ide, tata letak permainanya begitu sempurna menyerupai aslinya. Alhasil, program ini menyita perhatian pemirsa dengan menyodok rating bagus di jam tayangnya.
 
Bukan itu saja, MNCTV juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari acara tersebut sebagai peserta atau pejuang Takeshis Castle Indonesia. Hal itu  terlihat dari semakin banyaknya  jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri  melalui website www.mnctv.com. 
 
Kini, setelah sukses menayangkan Takeshis Castle pada 17 tahun silam, MNCTV kembali menghadirkannya dengan kemasan yang lebih segar, menarik dan tentunya jenaka. Apalagi, program Takeshis Castle Indonesia merupakan permainan halang rintang yang diikuti oleh puluhan peserta yang disebut pejuang. 
 
Para pejuang  berlomba untuk menaklukkan rintangan dan mencapai Benteng Takeshi. Setelah itu, di babak akhir, para pejuang akan berhadapan dengan Raja Takeshi dan berusaha untuk merobohkan Benteng Takeshi. 
 
Untuk maju ke babak selanjutnya, mereka harus berlomba menaklukkan berbagai rintangan hingga sampai ke Benteng Takeshi. Tentunya rintangan yang harus ditaklukkan tidaklah mudah.
 
Setidaknya ada delapan obstacle yang harus dilalui para pejuang. Di mulai dari Slippery Wall, Star Bowling, Stepping Stone, Flying Mushroom, Beach Boys dan Girls, Devil Domains, Man Eating Hole, dan Cart Battle untuk sampai di Benteng Takeshi. 
 
Pada babak akhir, para pejuang  harus berhadapan dengan Raja Takeshi. Uniknya, saat berhadapan dengan raja para pejuang dituntut merobohkan Benteng Takeshi untuk menjadi pemenang.
 
Nah, untuk bisa berhadapan dengan Raja Takeshi, setiap pejuang membutuhkan stamina, ketangkasan dan keberanian. Tak kalah menarik, kehadiran Fero Walandouw sebagai kapten membuat suasana tambah seru.
 
Pejuang yang dinilai paling gigih akan mendapakan hadiah Rp 2 juta. Sedangkan para pejuang yang lolos ke babak akhir dan berhasil mengalahkan Raja akan mendapatkan hadiah total Rp 100 juta.




(Romi)