Mantan Kesandung Korupsi, Mariah Carey: Mereka Mau Menyalahkan Saya?

| Komentar
Kamis, 29 Juni 2017 12:13 WIB

Mariah Carey/ ist

Jakarta, HanTer - Sesampainya di Tel Aviv, Israel, Senin siang (26/6) waktu setempat, untuk mempromosikan kerjasama dengan perusahaan perawatan kulit lokal, Mariah Carey melakukan konferensi pers yang dilanjutkan dengan wawancara TV di mana topik beralih ke mantan tunangannya, miliarder asal Australia James Packer.
 
Packer adalah teman dekat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dicari-cari polisi Israel untuk diinterogasi sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung mengenai tuduhan korupsi dan pemberian ilegal kepada Netanyahu oleh beberapa pengusaha kaya.
 
"Saya tidak tahun di mana kep*** itu berada," kata Carey sambil tertawa dalam sebuah wawancara dengan Channel 2 News yang menanyakan keberadaan Packer, dilansir dari laman Billboard.com.
 
"Bagaimana saya bisa tahu? Saya tidak tahu, sungguh. Saya benar-benar tidak tahu tentang hal-hal politik yang terus berlanjut, saya tidak memperhatikannya," sambung dia.
 
Pasangan tersebut memutuskan pertunangan mereka bulan Oktober lalu.
 
Channel 10 Israel pada bulan November melaporkan bahwa Packer diduga memberi anak laki-laki Netanyahu liburan mewah keliling dunia dan menggunakan jet pribadinya, yang menyiratkan hal tersebut juga diberikan kepada PM dan istrinya Sara. 
 
Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Packer memberi Sara Netanyahu dan Yossi Cohen, kepala badan intelijen Israel Mossad, tiket konser Carey di Israel yang berlangsung pada Agustus 2015, beberapa minggu setelah Packer dan Carey berkencan dan mengunjungi negara tersebut bersama-sama serta makan akan malam pribadi bersama Netanyahu.
 
Meskipun rumor menyebutkan bahwa Carey mungkin dipanggil untuk ditanyai dalam penyelidikan sementara di Israel, sumber mengatakan bahwa polisi setempat tidak ingin menanyainya soal kasus tersebut.
 
"Oh, sekarang mereka mau menyalahkan saya? Seseorang ingin menyalahkan saya untuk sesuatu sekarang? Apa yang saya lakukan? Saya tidak melakukan apa-apa," kata Carey saat berbicara dengan acara hiburan lokal Erev Tov dalam sebuah wawancara singkat.
 
"Jujur saja saya merasa kasihan jika hal itu terjadi pada siapa saja, saya tidak ingin ada orang yang memiliki masalah buruk untuk diri mereka sendiri dan saya hanya berusaha untuk menjadi, mencoba untuk menjadi saya, dan hanya itu. Hanya itu yang bisa saya lakukan, bertanggung jawab atas diri saya sendiri," tambah dia.
 
Media setempat melaporkan kemarahan Carey, dan acara khusus yang dijadwalkan akan berlangsung Selasa malam dilaporkan telah dibatalkan.
 
Carey diperkirakan akan tinggal di Israel selama beberapa hari ke depan untuk memenuhi kontrak kerjasama dengan merek kosmetik tersebut, demikian Billboard.




(Ant)