Pelaporan di Polda Jatim, Ustadz Yusuf Mansur Bersikap Kooperatif

| Komentar
Senin, 11 September 2017 07:17 WIB

Ina Rachman kuasa hukum Yusuf Mansur/romi

Jakarta, HanTer – Sejauh ini pihak Ustadz Yusuf Mansur melalui kuasa hukumnya, Ina Rachman menegaskan bisnis Paytren tidak ada hubungannya dengan kasus pelaporan yang melibatkan namanya di Polda Jawa Timur.
 
Ina mengatakan selama ini Yusuf Mansur selalu bersikap kooperatif. "Intinya Paytren tidak ada kaitan sama sekali. Selama ini ustaz Yusuf Mansur dan tim selalu bersikap kooperatif dengan pihak kepolisian," kata Ina di kawasan Blok M Jakarta Selatan, Sabtu (9/9/2017).
 
Investor direkrut untuk pembangunan Condotel. Setiap investasi Rp2,75 juta yang disetorkan, investor mendapatkan selembar sertifikat. Belakangan, kata Sudarso, investasi itu diduga dialihkan. Uang yang dijadikan investasi tak kembali sebagaimana seharusnya.
 
"Jika ada pihak yang merasa dirugikan dan melakukan pengaduan. Silakan saja. Tapi apakah pelapor-pelapor ini memang benar melakukan pelaporan atau ada unsur pidana atau tidak, kalau tidak ada, pihak ustaz akan melaporkan balik," ucap Ina.
 
Seperti diketahui, Yusuf Mansur dilaporkan beberapa korban investasi Condotel Moya Vidi di Surabaya ke Polda Jatim dengan nomor laporan 742/VI/2017/UMJATIM. Kuasa pelapor, Sudarso, menjelaskan bahwa investasi itu ditawarkan Yusuf Mansur ke jemaahnya di seluruh Indonesia termasuk di Surabaya pada 2012-2013.




(Romi)