Karakter Cerita Kuat, Film Turah Wakili Indonesia di Ajang Piala Oscar

| Komentar
Minggu, 24 September 2017 23:59 WIB

Juri film Turah/ ist

Jakarta, HanTer – Ingin lebih dikenal ke pentas perfilman dunia, Indonesia kembali mengirimkan perwakilan ke ajang Academy Awards atau Oscar. Film Turah didukung mewakili Indonesia untuk berkompetisi di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik Academy Awards ke-90 yang akan digelar di Dolby Theatre Hollywood, 4 Maret 2018.
 
Film ini sengaja dipilih karena Turah bercerita tentang kekalahan yang sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warga kampung Tirang. Mereka tidak pernah tahu arti mimpi. Yang mereka tahu, mereka bisa hidup sehari-hari akibat welas asih seorang Darso dan Pakel, juragan nan kaya raya.
 
Hidup mereka seakan didikte, tanpa pernah tahu bagaimana harus memberontak.
Apalagi merasakan kemenangan.
 
Turah termasuk satu dari 130 lebih film yang diseleksi oleh komite bentukan Persatuan Produser Film Indonesia yang dikepalai Firman Bintang. Christine Hakim yang menjadi salah satu anggota menuturkan, Turah dipilih karena karakter film yang sangat kuat.
 
“Kita melihat kekuatannya, kejujuran, dan kesederhanaannya, dari segi tematik dan penggarapannya. Pesannya kuat, di antara kemunafikan kehidupan. Gantung diri sebagai kekalahan, menjadi cermin untuk kita semua,” kata artis senior Christine Hakim, di XXI Plaza Indonesia Jakarta, kemarin. 
 
Menurutnya, film itu juga relevan dengan krisis kemanusiaan yang tengah terjadi di dunia. Apalagi tema-tema seperti itu biasanya diincar oleh Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS), penyelenggara Oscar yang menunjuk PPFI sebagai perwakilan di Indonesia. 
 




(Romi)