Berani Tampilkan Drama Reality Religi, ANTV Rilis Malaikat Tak Bersayap

| Komentar
Minggu, 08 Oktober 2017 19:29 WIB

Malaikat Tak Bersayap/ ist

Jakarta, HanTer – Sukses dengan sejumlah program andalan, tak membuat ANTV berhenti berkreasi. Buktinya, melalui sosok Shaheer Sheikh, ANTV kembali menyapa penggemarnya lewat drama reality religi berjudul, Malaikat Tak Bersayap.
 
Sinetron Malaikat Tak Bersayap akan tayang Sabtu mendatang. Untuk jam tayang, pihak ANTV masih belum dapat memastikan. Sinetron ini mengisahkan tentang Shaheer Sheikh yang turun ke bumi dan kehilangan sayapnya. Kemudian ia mendapat tugas untuk membantu orang-orang di bumi untuk keluar dari kesulitan.
 
Shaheer akan beradu akting dengan beberapa pemain Tanah Air seperti, gadis cilik yang juga penghafal Al Quran (hafizah), Maysita. "Di sinetron Malaikat Tak bersayap ini, kami menghadirkan cerita yang menampilkan  nilai-nilai kebaikan antarsesama umat manusia dan diharapkan bisa dijadikan pelajaran untuk seluruh masyarakat Indonesia," kata Manager Acquisition & Distribution ANTV, Gunawan, Kamis (5/10/2017).
 
Selain Maysita, Shaheer akan beradu akting dengan aktor kawakan, Roy Marten dan Yati Surachman. "Sosok Shaheer Sheikh yang sudah dikenal masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri di serial tersebut," tambah Gunawan.
 
Shaheer yang berperan sebagai Arya itu bertemu dengan Azka (Maysita) yang memang memiliki keterbatasan dalam melihat, namun ia dapat melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh manusia lainnya.
 
Uniknya, di usianya yang baru 7 tahun bisa hala Al Quran, ia dapat mengetahui sosok asli Arya. Kepada Arya, Azka sangat berterima kasih, karena telah menolong kakek dan neneknya.  Nah, sejak itu keduanya bersahabat dan membantu banyak orang untuk menyelesaikan setiap masalah.
 
Sementara, sang sutradara Dwi Ilalang berharap sinetron tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kebaikan akan selalu menang dari segala macam bentuk kejahatan. “Tentunya kebaikan akan muncul melalui sosok apapun dan bisa berada di mana saja,” katanya.




(Romi)