Islam Dipojokkan Terkait Teror New York, Gigi dan Bella Hadid Bangga Jadi Muslim

| Komentar
Jumat, 03 November 2017 14:32 WIB

Istimewa

Belum lama  tragedy berdarah masih teringat dalam ingatan kita betapa Stephen Paddock, pelaku penembakan massal di Las Vegas, Amerika Serikat membunuh dirinya sendiri di kamar hotel usai memberondong tembakan. Aksinya itu menewaskan banyak korban. Anehnya, pelaku tidak dikaitkan dengan aksi terorisme.

Namun, berbeda jika pelakunya itu berinisial nama Islam dan berjenggot, tentu langsung dicap sebagai seorang teroris. Dan, lagi-lagi Islam yang disudutkan. Kendati demikian, ada saja selebriti dunia yang tak terima dengan perlakuan tersebut.

Dikutip dari Independent, buktinya, supermodel Gigi Hadid tidak tinggal diam saat agamanya disudutkan oleh jurnalis yang berusaha menghubungkannya dengan penyerangan di New York. Sontak, ia langsung angkat bicara saat jurnalis itu menyatakan posisinya melalui Twitter.

“Laura, aku tidak suka memberimu perhatian, tapi aku harus bilang ini- Kamu sangat t***l,” tulis Gigi dalam cuitannya tersebut, Kamis (2/11/2017).

Sebelumnya, jurnalis bernama Laura Loomer itu menghujat warga Muslim yang berjalan-jalan mengenakan hijab di jalanan tempat teror New York terjadi.

Laura menyatakan warga Muslim setempat “tidak pantas berlenggang” di tempat tersebut dengan mengenakan atribut yang dianggapnya jadi sumber teror.

“Kamu pikir mereka akan tahu diri tidak berjalan-jalan dengan hijab di perempatan tempat penyerangan. Tapi ternyata tidak. Kurasa mereka malah suka seperti ini,” tulis Laura.

Seperi diberitakan, teror di Lower Manhattan, New York itu terjadi pada Selasa 31 Oktober 2017. Sebuah truk sewaan yang dikendarai Sayfullo Saipov menabrak pejalan kaki dan pesepeda yang ada di tempat itu, membunuh setidaknya delapan orang dan 12 orang terluka.

Pria 29 tahun asal Uzbekistan itu ditembak polisi di bagian perut setelah melakukan teror, namun, kondisinya tengah dalam pemulihan.

Seperti bisa ditebak, kejadian itu juga dikait-kaitkan dengan kelompok teroris Timur Tengah ISIS yang diklaim jadi sumber motivasi Saipov untuk melakukan hal tersebut.

Kendati Islam seolah didiskriminasi, justru model cantik kakak beradik, Gigi dan Bella Hadid telah mengumumkan bahwa mereka bangga sebagai Muslim. Agama Islam dibawa oleh ayah mereka, Mohammed Hadid yang merupakan pengungsi dari Palestina, dan diakui oleh ibu mereka, Yolanda Hadid.

Bukan itu saja, kebanggaan menjadi seorang Muslim terlihat ketika mereka membagikan momen kebersamaan saat merayakan upacara khas Islam seperti puasa Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha dan lain-lain, bersama dengan kekasih Gigi yaitu Zayn Malik.  “Dia selalu religius, dan selalu berdoa bersama kami. Aku bangga jadi Muslim,” ucap Bella.




(Romi)