Hormati Rakyat Palestina, Penyanyi Cantik Lorde Batalkan Konser di Israel

| Komentar
Rabu, 27 Desember 2017 21:12 WIB

Penyanyi Lorde/ ist

Los Angeles, HanTer - Akibat mendapat protes tajam, penyanyi Lorde sepakat membatalkan konser di Israel. Ia mengaku berterimakasih telah diingatkan hal tersebut.
 
Penyanyi cantik ini terpaksa harus membatalkan konsernya di Israel setelah mendapatkan protesan tajam dari para penggemarnya. Beberapa seniman dan musisi telah bergabung dalam pemboikotan budaya untuk memprotes kebijakan pemerintah Israel, pendudukan Palestina, dan perlakuan terhadap orang-orang Palestina.
 
Dikutip dari NME, cewek asal Selandia Baru tersebut akhirnya mengumumkan pembatalan konser yang tadinya akan digelar di Tel Aviv sebagai bagian dari tur Melodrama-nya. Konser tersebut rencananya akan digelar pada 5 Juni 2018.
 
“Telah berbicara dengan banyak orang tentang hal ini dan memikirkan segala jenis pilihan. Terima kasih telah mengajarkanku, aku juga akan terus belajar,” tulis Lorde, Selasa (26/12/2017). 
 
Apalagi, sebelumnya seorang jurnalis dari Jerusalem Post, Amy Spiro, mengeluarkan sebuah pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa Lorde telah membatalkan rencana konsernya di Israel.
 
“Hey guys, jadi pernyataan ini tentang konser di Israel Lorde – Aku telah menerima begitu banyak surat dan pesan serta telah melakukan banyak diskusi dengan orang-orang yang memiliki banyak pandangan, dan menurutku keputusan yang tepat saat ini adalah membatalkan pertunjukan,” tulisnya lagi.
 
Sejauh ini, Lorde bakal menunggu waktu yang tepat untuk bisa datang kembali ke Tel Aviv di masa mendatang. Ia meminta maaf kepada para penggemar yang berada di sana karena situasi dan kondisi saat ini tidak memungkinkan dirinya untuk menghibur di sana.




(romi)