Royalti Cair dari LMK Pappri, Bahagianya Dwiki Darmawan dan Para Musisi

| Komentar
Jumat, 02 Februari 2018 08:25 WIB

Dwiki Darmawan cs/ ist

Jakarta, HanTer – Setelah ditunggu para musisi, akhirnya Lembaga Managemen Kolektif Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (LMK Pappri) terbukti telah menjalankan tugasnya. 
 
Buktinya, Lembaga yang dipimpin oleh AM Hendropriono itu kembali membagikan royalti kepada para musisi.
 
"Alhamdulillah hari ini kita akan bagikan kepada 442 anggota dana total, radio yang dibagikan kepada mereka adalah 1,2 miliar lebih. Dari 442 anggota yang kami bagikan royaltinya itu, Broery Pesulima atau Broery Marantika yang mendapat royalti paling besar yakni jumlahnya 35 jutaan dan kami akan serahkan kepada keluarga beliau," kata Dwiki Darmawan selaku Ketua Umum LMK Pappri, di Toba Dream Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).
 
Sedangkan Sekjen Pappri, Jhoni Maukar mengaku sejauh ini masih banyak kendala yang dirasakan organisasinya dalam melakukan penagihan atas apa yang digunakan oleh para media hiburan atas penggunaan hak cipta para penyanyi. 
 
"Sebenarnya masih banyak industri hiburan yang masih enggan membayarkan royaltinya. Padahal mereka sudah mempergunakan lagu yang dipopulerkan para artis untuk kepentingan bisnisnya. Dari sekian banyak yang berhasil kita kolek 50 persen diantaranya dari rumah karaoke,” katanya.
 
Dikatakannya, ke depan, LMK Pappri akan memberikan efek jera dengan mencoba mengumumkan media-media hiburan yang enggan membayarkan royaltinya kepada para musisi. 
 
"Intinya kalau sekarang dilaporkan ke pihak yang berwajib karena menyalahi aturan Pemerintah itu pasti akan sulit dan biayanya juga akan besar. Makanya ke depan kita akan coba umumkan kepada masyarakat media-media mana yang melakukan hal itu," tambahnya.




(romi)