Airlangga Hartarto dan Sejumlah Musisi Diskusi Panel Pengumpulan Royalti

| Komentar
Sabtu, 24 Februari 2018 14:41 WIB

Airlangga Hartarto cs/ ist

Jakarta, HanTer – Tak disangka, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) tengah gencar mensosialisasikan mengenai pengumpulan royalti bagi para pencipta lagu, penyanyi dan pemusik. 
Lembaga ini juga telah menggelar diskusi panel berkaitan dengan fungsi dari para LMK maupun LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional) sesuai amanat Undang Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014.
 
Salah satu musisi yang hadir, juga sebagai pengurus adalah penyanyi Glenn Fredly. "Intinya harapan saya besar sekali kita bsisa mengelola, karena ini momentum untuk bisa bicara memperbaiki ekosistem musik di Indonesia, yang mensejahterakan. Kalau enggak ya kita akan tertinggal dengan negara-negara lain," katanya,di DPP Partai Golkar, kawasan Tomang Jakarta Barat, Kamis (22/2/2018).
 
Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto menyambut baik diskusi panel tersebut. Menurutnya, pada 2019 nanti, ekonomi kreatif harus bisa menyumbang hingga 1000 triliun.  “Salah satu karakteristik khas dari Generasi Millenials saat ini adalah, mereka lebih menekankan experience dari pada ownership dengan membuat video content sendiri dan kreatifitas lainnya," katanya.
 
Diskusi panel tersebut dihadiri, antara lain, Darma Oratmangun (Ketua Umum KCI), Ari Juliano (Berkraf), Dwiki Darmawan (Ketua Umum LMK PAPPRI), Glenn Fredly, Puput Novel, Tantowi Yahya, Enteng Tanamal, Lisa Arianto, Prof Agus Sardjono (Pakar Hukum UI), Bens Leo, dan Johny Maukar (Sekjen DPP PAPPRI).




(romi)