Khawatir Tayangan Dewasa Ditonton Anak-anak, Ali Sandjaya Gaet Pak Ogah

| Komentar
Selasa, 20 Maret 2018 09:11 WIB

Ali Sandjaya alias Ali Hypnoter bersama Pak Ogah/ ist

Jakarta, HanTer – Prihatin dengan maraknya tayangan di televisi yang tidak edukatif membuat sejumlah pihak angkat bicara. Setelah Dedy Corbuzier merasa keberatan dengan tayangan yang ada di sejumlah televisi, kini hal serupa juga dilontarkan Ali Sandjaya alias Ali Hypnoter.
 
Ia mengatakan seharusnya ada tayangan layak untuk dikonsumsi anak-anak, bukan tayangan dewasa yang di tonton oleh anak-anak zaman now. 
 
“Intinya saya setuju dengan pernyataan Dedy Corbuzier. Saya sendiri belakangan ini sering melihat tayangan  banyak tontonan yang tidak menjadi tuntunan. Untuk anak anak khususnya. Saya rasa memang perlu ada nya tayangan tayangan yang mengedukasi untuk mereka,” kata Ali Sandjaya di kawasan Epicentrum Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018) malam.
 
Ditambahkan Ali, dirinya khawatir jika lama kelamaan program tayangan dewasa ditonton oleh anak-anak akan merusak pola pikir si anak. 
 
“Peran orang tua sangat penting dalam hal ini agar tontonan itu tak merusak pola pikir si anak. Minimal harus diberi pemahaman terkait usianya yang masih anak-anak, karena orang tua juga terbatas mengawasi anaknya. Masalahnya tak mungkin juga harus mengawasi selama 24 jam,” terangnya.
 
Ali mengambil contoh, tayangan si Unyil salah satu tayangan yang mendidik pada zamannya. Apalagi, di film tesrebut ada sosok Pak Ogah yang kerjanya malas tapi pengen minta uang terus. “Saya berharap tayangan anak-anak ke depannya bisa lebih diutamakan. Seperti tayangan Unyil yang menurut saja penuh dengan edukasi,” kata Ali didampingi Pak Ogah. 
 




(romi)