Film Partikelir Drama Satir Lantang Sindir Pecandu Narkoba

| Komentar
Sabtu, 31 Maret 2018 20:02 WIB

Pemain film Partikelir/ ist

Jakarta, HanTer – Tak disangka, komika Pandji Pragiwaksono akhirnya melebarkan sayapnya di bidang film dengan menyutradarai sekaligus menulis skenario sebuah film berjudul Partikelir. 
 
Film yang banyak berisi pesan moral dari mulai narkoba di kalangan artis hingga koruptor-koruptor di Indonesia. Selain itu, ia juga menyindir orang-orang yang mempermalukan para pemakai narkoba karena mereka seharusnya dibantu.
 
“Intinya bukan sindiran kepada artis, tapi sindiran kepada mereka yang mempermalukan pengguna sebagai penjahat, yang mempertontokan mereka lewat presscon. Karena kalau kita adil, orang yang make, di situ kan juga disebut sebagai pesakitan, jangan nilai mereka pakai (make), pasti semua yang pakai itu ada alasannya di belakang,” kata Pandji di Epicentrum Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).
 
Bahkan, dalam film tersebut Pandji ingin menegaskan bahwa yang harus disoroti oleh masyarakat adalah mereka yang mengedarkan narkoba, bukan para pemakai yang menjadi korban.
 
“Pokoknya tak membenarkan mereka pakai, tapi tidak membenarkan kita memperlakukan orang yang make sebagai penjahat, mereka tuh harusnya dibantu, dimasukan kedalam rumah sakit. Kok mereka yang dipermalukan, kok mereka yang dikasih kiat ke media foto-foto, penjahatnya dong, yang bikin, yang ngedarin dong,” terangnya.
 
Seperti diberitakan, banyak pekerja seni yang terjerat kasus narkoba. Ironisnya salah satu pemain Partikelir yang berperan sebagai Ketua LNN (Lembaga Narkotika Nasional) di dalam film, Tio Pakusadewo, tertangkap karena kepemilikan narkoba pada bulan Desember lalu. 
 




(romi)