Cara Jitu K2C Mengenang 11 Tahun Wafatnya Chrisye

| Komentar
Selasa, 03 April 2018 06:36 WIB

Ketua Umum K2C Ferry Mursyidan Baldan & keluarga Chrisye tahun lalu/ ist

Jakarta, HanTer - Mungkin tak banyak penggemar setia yang peduli kepada penyanyi idolanya, apalagi jika sang idola sudah tidak ada di muka bumi ini. Namun, hal itu tak berlaku bagi Kelompok Kangen Chrisye (K2C), kendati sang idola sudah 11 tahun berkalang tanah, namun tetap selalu dikenang.
 
Buktinya, setiap tahun rutin menyempatkan untuk berziarah ke makam Chrisye sebagai bentuk melepas rasa rindu sekaligus mendoakan sang idola. Maklum, kepergian Chrisye pada 30 Maret 2007 menjadi hal penting bagi K2C untuk menjadikan tanggal tersebut sebagai momen bersejarah.   
 
Buktinya, pada Jumat (30/3/2018), Ketua Umum Kelompok Kangen Chrisye, Ferry Mursyidan Baldan bersama sejumlah awak media berziarah ke ke pemakaman penyanyi legendaris Chrismansyah Rahadi alias Chrisye di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
 
“Sebagai penggemar setia tentu saya punya kewajiban untuk mendoakan beliau, semoga di tempatkan yang layak sesuai dengan amal ibadahnya,” kata Ferry.
 
Sejauh ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Ketua BPN di awal era Joko Widodo (Jokowi) ini memang dikenal sebagai pecinta dan pengagum Chrisye. Hampir seluruh yang berkenaan dengan Chrisye, pria berkaca mata ini memiliki koleksinya. Mulai dari piringan hitam, kaset dan CD Chrisye. 
 
“Pokoknya saya mengoleksi semua album Chrisye dan semuanya sudah ditandatangani Chrisye, bahkan waktu beliau masih hidup saya sempat menonton konsernya,” kenang Ferry.
 
Bukan itu saja, guna menjaga rasa rindu dengan sang idola, Ferry mendirikan Kelompok Kangen Chrisye (K2C). Ia juga menerbitkan dua buku berkaitan dengan Chrisye. Pada 2012, bertepatan dengan lima tahun meninggalnya Chrisye, yang diberi judul Chrisye: Kesan di Mata Media, Sahabat dan Fans. 
 
Dan, pada 2017 bertepatan dengan 10 tahun sang legenda dipanggil Sang Khalik, dengan judul 10 Tahun Setelah Chrisye Pergi, Ekspresi Kangen Penggemar.
 
Puncaknya pada tahun lalu, ketika Ferry menggelar Lomba Lagu Chrisye kepada rekan media mengajak penggemar setia untuk nonton bareng (nobar) film perjalanan sang penyanyi dan pembuat karya lagu yang bertajuk Chrisye di Jakarta dan Bandung. 
 
“Semoga dengan kepergian beliau, bukan berarti pergi pula semua karya-karyanya. Justu, kita selalu terkenang dengan karya besar beliau yang dapat memberi inspirasi pagi para penggemar setia, terutama K2C,” tambah Ferry Mursyidan Baldan.




(romi)