Pramoedya Ananta Toer Gelar Mini Pameran di Galeri Indonesia Kaya

| Komentar
Rabu, 18 April 2018 07:57 WIB

Pramoedya Ananta Toer cs/ ist

Jakarta, HanTer - Sebagai upaya dalam melihat lebih dekat Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan besar yang pernah dimiliki Indonesia, Titimangsa Foundation bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue menggelar pameran bertajuk Namaku Pram: Catatan dan Arsip. 
 
Pameran ini menampilkan sosok Pram yang bukan hanya sebagai penulis, tetapi lebih sebagai manusia dalam kesehariannya dan dokumentator Indonesia. Pameran ini resmi dibuka hari ini di Galeri Indonesia Kaya dengan menampilkan Slamet Rahardjo, Najwa Shihab dan Ratna Riantiarno. 
 
Penikmat seni juga dapat menyaksikan mini pamerannya yang akan diselenggarakan di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia pada tanggal 17 April – 2 Mei 2018 mendatang, sedangkan pameran yang menampilkan lebih banyak catatan dan arsip Pram ini juga dapat dilihat di Dia.Lo.Gue Kemang pada 17 April – 20 Mei 2018.
 
Namaku Pram: Catatan dan Arsip merupakan sebuah pameran yang menampilkan barang-barang keseharian Pram dan kegiatannya yang suka sekali mencatat dan mengarsipkan segala sesuatu. Pameran ini tercetus setelah suksesnya penyelenggaraan pementasan Bunga Penutup Abad di tahun 2016 dan 2017 silam. 
 
Naskah pementasan yang diprakarsai oleh Titimangsa Foundation dan didukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini, merupakan adaptasi dari novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer.
 
“Penting untuk diketahui oleh masyarakat umum, terutama generasi muda, bahwa Indonesia pernah mempunyai seorang penulis yang tidak hanya unggul dalam karya, tetapi juga merupakan seorang pencatat yang rajin dan konsisten dalam mendokumentasikan berbagai peristiwa dari seluruh pelosok tanah air,” kata Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Selasa (17/4/2018). 
 




(romi)