Angkat Kisah Kemandirian Anak Kampung, Film Anak Negeri Megalith Bikin Haru

| Komentar
Jumat, 11 Mei 2018 16:01 WIB

Kru n pemain film Megalith/ ist

Jakarta, HanTer - Rumah produksi Benning Pictures menghadirkan film drama "Anak Negeri Megalith" (ANM) arahan sutradara Amir Gumay. 
 
Film ANM mengangkat kisah keberhasilan, kemandirian dan pengorbanan anak dusun Megalith di zaman milenium.
 
"Syuting film di Lahat, Sumatera Selatan tempat bersejarah dimana kebudayaan modern di masa lalu sudah ada sejak 5000 tahun lalu di sana," kata Amir Gumay di Bassura Mall, Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2018).
 
Sutradara sekaligus penulis dan produser ini mengatakan, kejayaan budaya nusantara sangat terkenal di dunia. "Bahkan salahsatu patung peninggalan jaman megalithikum dari kota Lahat yang bobotnya berton-ton kini tersimpan dan dipinjam di museum di Jerman," ujarnya. 
 
Sejumlah pemain beken yang terlibat, antara lain, Fauzi Baadila, Elma Theana, Pong Harjatmo, Bionetta, Novianti, Hazel, Eajendra, Guntur Triyoga, Diza refengga, Fuad idris, Mack prabu, dan Nyimas.
 
Sitaresmi NS selaku produser eksekutif mengatakan, anak jaman milenium perlu paham bahwa mereka adalah pewaris budaya megalithikum. 
 
"Anak jaman now atau anak milenial agar tidak lupa, mereka pewaris bangsa yang berbudaya tinggi," kata Sitaresmi. 
 
Film yang bakal tayang pada 17 Mei 2018 ini menceritakan pengorbanan seorang kakak, yang bekerja keras hingga adiknya mencapai cita-citanya sebagai seorang abdi negara (tentara) yang membanggakan. 
 

Film Anak Negeri Megalith, 




(romi)