Fenomena Banyak Artis Nyaleg, Begini Kata Pengacara Cantik Melany Dian Risiyantie

| Komentar
Selasa, 07 Agustus 2018 09:09 WIB

Melany Dian Risiyantie/ ist

Jakarta, HanTer -  Pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019 sebentar lagi digelar dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan pendaftaran untuk calon anggota legislatif DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. 
 
Di pesta politik 2019 kali ini muncul banyak nama selebritas Indonesia yang terdaftar menjadi bakal calon legislatif hingga terdapat 54 nama artis. Hal itu akan membuat warna demokrasi Indonesia semakin berwarna.
 
Adalah pengacara senior wanita dari Bali, Melany Dian Risiyantie melihat pada pesta demokrasi kali ini bahwa artis yang nyaleg adalah hal yang biasa tapi karena sosok artis lebih dikenal namanya lantas menjadi istimewa. 
 
“Menurut saya artis adalah publik figur dan kalau mendaftar dan akhirnya jadi caleg itu sah-sah saja aja. Nyaleg itu hak semua warga negara Indonesia. Namun ada juga tapinya, harus berkompeten dan tidak cukup hanya bermodalkan ketenaran, nama besar atau muka cantik dan ganteng saja tapi harus punya skill yang cukup untuk mewakili rakyat,” kata Melany di Jakarta, Senin (6/8/2018). 
 
Wanita yang juga Ketua DPW Asahi Propinsi Bali menambahkan, artis juga harus bisa menyampaikan aspirasi rakyat banyak yang sudah memilih mereka. “Biar ngga malu-maluin nantinya kalau sudah duduk menjadi wakil rakyat,” kata wanita yang pernah meraih gelar Magister Ilmu Hukum, Konsentrasi Hukum Pidana ini. 
 
Wanita asal Surabaya yang kini menetap di Bali dan gemar mensosialisasikan profesi Legal Auditor serta melaksanakan pelatihan Legal Auditor di Pulau Dewata menambahkan bahwa dimata hukum seseorang itu semua sama, tidak ada perbedaan jabatan, status sosial maupun profesi.
 
“Apabila seseorang dirasa berkompeten menyandang status sebagai caleg, baik itu seorang artis atau bukan adalah sah-sah saja,” tambah pengacara yang mengidolakan sosok Srikandi Indonesia ini.
Ibu dari ketiga anak Dexa Malory, Patricia dan Gordon ini juga menilai bila artis nyaleg ada segi positif dan negatifnya bagi masyarakat. 
 
“Karena artis adalah seorang public figur, apabila mereka melakukan hal yang positif maupun negarif akan cepat menjadi inspirasi bagi masyarakat. Jadi menurut saya, bagi artis yang nyaleg harus lebih siap lahir batin dibanding para caleg yg lain,” ucap wanita kelahiran 5 Mei 1971 ini. 
 
Sebagai lawyer yang juga akan menggunakan hak suaranya dalam Pilpres nanti berharap para wakil rakyat yang duduk di kursi DPR RI atau DPRD dapat lebih memperhatikan masyarakat secara keseluruhan.
 
“Saya percaya nanti entah itu artis-artis atau tokoh-tokoh yang terpilih dalam kontestasi politik mereka semua pasti akan berpihak ke rakyat banyak. Karena mereka sudah dipercaya oleh para pemilihnya,” tambah penggemar olah raga sailing, salsa dan tennis.  
 
Meski begitu, Finalis Cak dan Ning Surabaya ini juga pernah menjadi model iklan dan bermain dalam film2 Warkop DKI sangat mendukung sederet artis yang tahun ini ramai terjun ke dunia politik.
 
“Tentu semua artis yang bergabung ke berbagai partai, sudah pasti akan mendapat pembekalan dari DPP Partai yang dipilihnya. Apapun pilihan mereka adalah baik jika untuk membela kepentingan masyarakat Indonesia. Artis yang terjun ke duni politik itu adalah pilihan yang sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing.  Begitu juga dengan saya, saya akan berjuang untuk masyarakat banyak dengan membantu mereka di bidang hukum, sesuai dengan keahlian yang saya miliki,” papar Wanita kelahiran Surabaya, 5 Mei 1971 dan kuasa hukum masyarakat desa Serangan, Bali ini. 
 
Ketika ditanya tentang aspirasi politiknya, wanita yang juga pengusaha batu bara di Tanah Grogot Kalimantan timur dan pengusaha kapal yacht ini enggan berkomentar. “Untuk saat ini saya masih merahasiakan aspirasi politik saya, nanti nanti saja menjelang pilpres 2019,” tandasnya.
 




(romi)