Rebut Ratusan Juta Rupiah, Kementerian PP&PA Gelar Lomba Suara Anak Indonesia 2018

| Komentar
Sabtu, 25 Agustus 2018 11:01 WIB

Dewan juri lomba Suara Anak Indonesia 2018/ Ihsan Xposeindonesia

Jakarta, HanTer - Prihatin dengan minimnya lagu anak-anak, membuat Kementerian Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak (PP&PA) bersama Musik Hana Midori  berencana menyelenggarakan “Lomba Suara Anak Indonesia 2018”.
 
Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018 dibuat berkenaan untuk memperingati Hari Anak Anak Internasional pada 20 November mendatang. 
 
“Intinya, kegiatan ini  kami buat sejalan untuk pemenuhan hak anak atas pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan  budaya,” kata   Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan, Kreatifitas dan Budaya  dari Kementerian PP&PA, Elvi Hendrani di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (23/8/2018).
 
Oleh karenanya, Elvi Hendrani berharap LSAI 2018 akan tercipta lagu anak yang benar-benar diperuntukkan bagi anak-anak, bukan lagu dewasa yang dinyanyikan anak-anak. “Pokoknya diharapkan lahir kembali penyanyi anak yang sudah semakin jarang ditemukan,” ungkapnya. 
 
Sedangkan, Yen Sinaringati  dari Musik Hana Midori yang bertindak sebagai produser menyebut lomba tersebut berhadiah total sebesar Rp200 juta.  Jumlah tersebut akan dibagi dalam dua jenis lomba yakni Lomba Cipta Lagu  Anak dan Lomba  Penyanyi Anak. 
 
“Pada Lomba Cipta Lagu,  peserta  (tidak dibatasi usia) bisa mengirimkan karya  mereka dalam bentuk notasi dan rekaman sederhana.  Tema lagu bebas,  namun tidak mengandung sara dan pornografi,” katanya. 
 
Sementara itu, pengamat musik Bens Leo,  yang ditunjuk sebagai Ketua tim juri menyambut baik perhelatan tersebut. “Pada sesi semi final akan dipilih 10 finalis terbaik Penyanyi Anak, dan akan dilombakan dalam babak grand final pada 25 November 2018 di Gedung Theater Garuda Taman Mini Indonesia Indah Jakarta,” katanya.
 
Selain Bens Leo, juri lain, seperti Purwa Caraka, Dian HP, Ucie Nurul, dan wakil Kementerian PP&PA.




(romi)